LATAR BELAKANG
Tidak banyak yang bisa digali mengenai pembuatan karakter Ashe. Pertama desainernya adalah Akihiko Yoshida, yang sering bekerja sama juga dengan Yasumi Matsuno menjadi desainer karakter utama pada game Final Fantasy Tactics dan Vagrant Story. Kedua, model Ashe meniru struktur tubuh wanita Perancis namun tentunya dimasukkan unsur Asia pada wajahnya.
DEBUT
Salah satu heroine FF yang mempunyai gelar “janda termuda dan satu-satunya” pada serial FF. Ashe adalah gadis ke-2 yang mempunyai event pernikahan setelah Yuna dengan Seymour di FF X. Dua event pernikahan tersebut tentunya mempunyai alasan yang berbeda, dalam FF X Yuna terpaksa menikah dengan Seymour untuk menyelamatkan Sphira, sedangkan Ashe yang menikah dengan pangeran Rasler karena mereka berdua saling mencintai, walapun tak banyak juga yang menganggap pernikahan tersebut hanyalah agenda politik bagi kedua belah pihak kerajaan Dalmasca dan Nabradia.
Putri Ashe adalah anak satu-satunya dari raja Raminas. Sebelum kerajaan Archadia menginvasi kerajaan Dalmasca, Ashe sempat melakukan ceremony pernikahan dengan pangeran Rasler Heios Nabradia (event pada awal game). Sayangnya ketika Archadia datang menyerang kerajaan Nabradia, Rasler harus kehilangan nyawanya ketika melindungi negrinya tersebut. Diberitakan tak lama setelah kematian ayah dan suaminya, Putri Ashe melakukan bunuh diri karena tidak bisa menahan sedih…
Kenyataannya, Putri Ashe sengaja membuat berita palsu tersebut agar bisa melakukan gerakan bawah tanah dengan para pemberontak untuk merebut kembali negrinya dan membalas dendam kepada Archadia. Ashe pertama kali bergabung pada event Vaan sedang menyusup masuk ke istana Dalmasca dan melarikan diri dengan Balthier dan Fran lewat saluran bawah air sewaktu para pemberontak menyerang. Ashe pun tidak memberikan nama aslinya melainkan nama samaran, yaitu Amalia sebagai pemimpin para pemberontak.
Sejalan dengan bergulirnya cerita, nantinya Ashe akan bergabung dengan kelompok Vaan. Ashe berniat menemukan kekuatan yang mampu menumbangkan Archadia, yaitu Nethicite yang tersimpan jauh di dalam makam para Dynast-King dan dijaga oleh ras Occuria. Sayangnya, karena pengerjaan FF 12 yang kurang sempurna, Ashe tidak memiliki hubungan istimewa satupun dengan para karakter hero laki-laki (kecuali Rasler tentunya), sehingga tidak banyak event yang fenomenal yang diingat oleh para gamer seperti FF-FF terdahulu (misal adegan dansa Squall dengan Rinoa atau adegan kissing didalam air antara Yuna dengan Tidus).
MERCHANDISE
Walaupun belum seheboh karakter gadis FF lainnya, Ashe tetap dibuatkan merchandisenya oleh SE. Dan tetap diburu oleh para kolektor figure-figur FF.
APA KATA MEDIA?
Ashe mendapat respon yang beragam dari para media game. Ada yang menyebutnya “klasik” seperti kata majalah PSX extreme, tapi ada juga yang menyebutnya “datar” seperti majalah OPM.