| Cyan Garamonde |
|
Job : Samurai
Cyan Garamonde adalah salah satu playable character di Final Fantasy VI. Ia adalah seorang samurai dan salah satu tentara terbaik dan dihormati di Kingdom of Doma. Ia mempunyai istri bernama Elaine dan seorang anak laki – laki bernama Owain. Nama Jepangnya adalah Cayenne.
DEVELOPMENT INFORMATION Karakteristik Cyan tetap konsisten selama pengembangan. Namun beberapa bagian dari ceritanya dimaksudkan untuk interaksinya dengan Angela, seorang extra character yg dipotong dari dalam game. Ia adalah contoh “Big Sister” yang memiliki sifat bertanggung jawab. Ia sering menggodai Cyan, dimana karena sifatnya, Cyan selalu salah tingkah padanya. Tidak diketahui apakah ia merupakan NPC atau playable character, tetapi kemungkinan ia bisa dimainkan karena ia memiliki cambuk sebagai senjata. Skill Bushido milik Cyan mempunyai nama yang simple, tetapi secara original, namanya cukup unik, yaitu Chou Boku Hiryuu Zan (“Super Explosive Flying Slice”).
CHARACTER AND APPEARANCE Cyan tampil sebagai seorang petarung paruh baya. Ia memiliki rambut hitam panjang yang diikat buntut kuda, dan memiliki kumis yang kecil. Ia terlihat memakai body armor warna biru dengan tudung, dan membawa katana disampingnya. Cyan juga merupakan orang kedua yang tertua sebagai playable character setelah Strago, walaupun pemimpin The Returners, Banon, yang bergabung sebagai temporary character (karakter sementara), hanya beberapa tahun lebih tua dari Cyan. Cyan menggunakan aksen Old English yang sulit dihilangkan, dimana ia menggunakan kata – kata seperti “thou”, “dost”, “thy”, dan menunjuk para lelaki dengan sebutan “sir”. Di versi Jepang, ia berbicara dengan aksen Samurai yang berkarakter, menggunakan kata ganti “sessha” dan mengakhiri kalimat menggunakan “de gozaru”. Ini membuat Gau memanggilnya Gozaru di versi Jepang, atau “Mr. Thou” di versi US. Cyan menulis dengan tata bahasa yang sama dengan cara bicaranya, dan saat membaca surat darinya di World of Ruin, grup langsung mengenali tulisannya. Akibat kematian penduduk Doma, termasuk keluarganya, Cyan terganggu oleh rasa bersalah, dimana ia menyalahkan dirinya karena jatuhnya Doma dan yakin bahwa ia telah kehilangan kehormatannya. Karena kehidupan Kerajaan Doma yang simple, Cyan sangat tidak menyukai mesin dan pasti kesulitan dalam mengoperasikannya. Dia juga buruk dalam hal menunjukkan perasaannya.
STORY Saat player pertama kali bertemu Cyan, Empire sedang menyerang kampung halamannya, Doma. Cyan mengikuti pertemuan yang mendiskusikan strategi, dimana ia menyarankan untuk membunuh komandannya. Ia melakukannya dengan mudah. Namun, Kefka Palazzo, yang memimpin serangan tersebut selama General Leo Christophe pergi, memiliki rencana lain. Ia menumpahkan racun ke dalam sungai yang mengarah ke Doma, dimana racun itu membunuh semua orang, termasuk Raja Doma, Elaine dan Owain. Amarah Cyan pun bangkit, dan dia pun pergi ke Imperial Camp untuk balas dendam. Sabin Rene Figaro dan Shadow membantunya. Sebagai gantinya, Cyan setuju untuk menemani mereka menuju Narshe. Mereka bertiga melarikan diri dari markas menggunakan Magitek Armor, dimana Cyan sebenarnya enggan memakainya. Di dalam hutan, mereka bertiga menaiki Phantom Train, dan mempelajari bahwa jika ingin turun, mereka harus berjalan menuju lokomotifnya dan mematikannya. Mereka memberikan bantuan kepada sebuah hantu, dan berhasil menghentikan keretanya, setelah bertarung dengannya. Namun, saat kereta berhenti, Elaine dan Owain menaiki kereta tersebut, yang mana membuat Cyan sedih. Walaupun begitu, ia bersama Sabin dan Shadow, pergi ke Barren Falls, dimana Shadow pergi meninggalkan Sabin dan Shadow sendiri. Sabin dan Cyan lompat ke air terjun, dan sepanjang jalan mereka bertarung melawan piranha. Mereka mengapung di sungai yang mengarah ke Veldt, dimana mereka diselamatkan oleh anak liar bernama Gau. Namun, Gau menolak untuk berbicara pada mereka asalakn mereka memberikannya makan. Jadi, mereka pergi ke desa kecil terdekat bernama Mobliz dan membeli Dried Meat. Mereka memberikannya ke Gau, dimana akhirnya ia menunjukkan “benda bersinar” miliknya, yaitu sebuah helm scuba-diving yang dapat membantu mereka melewati Serpent Trench menuju Nikeah setelah menertawakan gaya bahasa Cyan yang kuno. Walaupun ditertawakan, Cyan dan gau dengan cepat dapat akrab dan menjadi teman. Dari Nikeah mereka naik feri menuju South Figaro, dimana dengan mudah mereka sampai di Narshe, dimana dengan senang hati mereka bergabung dengan The Returners. Cyan, Sabin, dan Gau tiba tepat waktu. Kefka berencana untuk menyerang Narshe untuk mendapatkan Esper yang membeku. Mereka bertiga membantu Banon, Terra Branford, Locke Cole, Edgar Roni Figaro, dan Celes Chere melindungi Narshe dan berhasil, namun setelah pertarungan, Terra bereaksi dengan sang Esper untuk beberapa waktu. Ia berubah menjadi menjadi esper dan pergi. Grup pencari dikirim untuk mencarinya. Grup menemukan Terra di puncak menara tertinggi di Zozo, dimana dia dirawat oleh Ramuh. Ramuh memberitahu mereka bahwa mereka harus pergi ke Vector dan membebaskan para esper yang dikurung. Untuk dapat pergi ke sana, mereka harus menemui Setzer Gabbiani, sang penjudi ulung. Setzer sebenarnya tidak ingin membantu mereka, namun Celes menawarkan judi koin (coin toss), dimana bila Celes menang, Setzer harus membantu mereka. Sebalknya, bila ia kalah, ia dan Setzer akan menikah. Koin dengan dua wajah itu memang digunakan untuk memastikan kemenangan Celes. Akhirnya, Setzer setuju untuk membantu. Grup pun pergi ke Vector, dimana mereka berhasil menyelamatkan para esper dan juga Terra. Kembali di Narshe, sang orang tua memutuskan untuk bergabung dengan sebuah persetujuan dibuat dimana Terra akan mengontak para esper untuk menyerang Vector, setelah koalisi antara Returners dan penjaga Narshe akan menyerang dari utara. Rencananya pun berhasil, dan Emperor Gestahl dipaksa menyerah. Di acara jamuan makan, ia bertanya pada Terra bilamana Terra mencoba meyalinkan para Esper untuk negosiasi damai. Terra dan Locke pun pergi ke Crescent Island untuk mendiskusikan pesan sang Emperor. Cyan dan yang lain masih curiga kepada Emperor, dan memutuskan untuk tetap berada di Vector untuk memastikan bahwa sang Emperor tidak berbohong. Cyan sendiri yang menjaga sel Kefka. Namun, Edgar berhasil membujuk salah satu pembantu Emperor untuk membeberkan rencana Emperor yang sebenarnya: ia mau memancing keluar para Esper dan dan bertujuan untuk menangkapnya. Merekapun pergi ke Thamasa untuk mengingatkan Terra dan Locke, namun mereka terlambat. Kefka telah mendapatkan tambahan magicite lagi dan menggunakannya untuk menghidupkan patung – patung dan mengubah Land of Espers menjadi Floating Continent. Satu tahun setelah kehancuran, Cyan menemukan Lola yang gelisah di Maranda, dimana ia sedang khawatir bahwa pacarnya tidak menulis surat untuknya lagi (karena pacarnya telah mati). Cyan membuat rumah di puncak Mt. Zozo dan mengirim surat – surat untuk Lola sebagai pengganti pacarnya. Ia juga mulai mempelajari mesin – mesin, yang mana buktinya adalah buku – buku yang ia miliki. Saat sisa anggota grup yang lain datang ke Mt. Zozo dan menemukannya, ia memutuskan untuk bergabung kembali. Saat Cyan kembali ke Doma dan beristirahat disana, ia dihantui oleh The Three Dream Stooges: Laragorn, Curlax, dan Moebius. Anggotan grup yang lain memasuki pikirannya dan membantunya membersihkan pikirannya. Mereka mengalahkan Wrexsoul, sebuah manifestasi / wujud dari rasa takut dan amarah Cyan. Dengan pikiran yang jernih, Cyan dapat mempelajari beberapa skill yang ia butuhkan untuk menkan petualangannya. Di akhir, Cyan harus menyelamatkan Edgar menggunakan mesin, sesuatu yang enggan dia lakukan karena phobia-nya.
STATS AND EQUIPMENT Sebagai Samurai, stats Cyan sangat condong di bagian physical. Ia memiliki HP, vigor, dan defense yang tinggi, namun rendah di magic power dan speed. Senjatanya terbatas, hanya sampai katana dan Zantetsuken dan armornya terbatas sampai heavy armor. Ia bisa menggunakan semua shield.
ABILITIES - Special Ability Cyan bernama Bushido. Saat player memilih opsi ini, sebuah gauge muncul dan terisi perlahan – lahan, hamper sama seperti ATB gauge. Semakin lama player menunggu, semakin tinggi skill yang digunakan. Cyan mendapatkan skill Bushido baru seiring levelnya naik, dan ia mendapatkan semua skill-nya setelah mimpinya di Doma Castle. - Cyan juga merupakan karakter yang berhubungan dengan nama dari “Psycho Cyan Bug”, yang mana ini meliputi Bushido-nya.
MUSICAL THEME Cyan’s Theme digunakan sesuai dengan namanya, dan juga merupakan main theme di Doma Castle. Lagu ini digabung dengan lagu yang lain saat ending. Di ending theme dari Dissidia Final Fantasy, dimana ending theme-nya terdiri dari 10 ending theme dari 10 seri Final Fantasy, bagian Cyan’s Theme yang terdapat di ending Final Fantasy VI dipakai sebagai wakil dari Final Fantasy VI.
TRIVIA Uniknya, sebuah artwork untuk Final Fantasy VI menggambarkan Cyan sedang menggenggam salah satu benda tradisional Jepang, Dango. (Revsky Lionheart) |



