Affiliates Button

Solfa Corners
cozmagz

Kalender

May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2

Search

FFC Social Link

TwitterFacebook
PlurkTumblr

Search By Google

Newsletter

Name:

Email:

Poling

Seberapa Excitednya kah kamu terhadap FF Type-0 ??
 

Final Fantasy Quotes

Princess! No need to worry. I hope you haven't forgotten my role in this little story. I'm the leading man. You know what they say about the leading man: he never dies.

Balthier

Release Dates

Final Fantasy XIII-2

15 December 2011
31 January 2012
3 February 2012



Final Fantasy Versus XIII

2012
TBA
TBA


Final Fantasy Type-0

October 27 2011
TBA
TBA


Final Fantasy XIV

21 Sept 2010 (PC), 2013 (PS3)
30 Sep 2010 (PC) , 2013 (PS3)
30 Sep 2010 (PC), 2013 (PS3)


3rd Birthday

22 Des 2010
29 Mar 2011
29 Mar 2011


Kingdom Hearts : Birth By Sleep

9 Jan 2010
7 Sep 2010
20 Jan 2011


Dissidia 012 Duodecim

3 Mar 2011
22 Mar 2011
22 Mar 2011

Play Asia Corner




Edgar Roni Figaro

Job : Machinist
Skill : Tools
Limit Break : Royal Shock
Age : 27
Birthday : August 16
Height : 6' (1.83 m)
Weight : 169 lb (77 kg)
Blood Type : O
Birthplace : Figaro
Treasure : Double-headed coin
Loves : Women
Hates : Lectures, and people who give them
Hobby : Flirting and mechanics

 

Edgar Roni Figaro adalah playable character di Final Fantasy VI.ia merupakan raja di Figaro Castle, dan saudara kembar dari Sabin Rene Figaro, dimana ialah yang tua / kakak. Ia sering mendekorasi kamarnya dan merupakan ahli teknik yang handal, dimana hal ini membuatnya sering menciptakan berbagai macam senjat yang “unik” (kalau tidak ingin dibilang aneh) dan tak lazim, kebanyakan karena hobi. Ia juga sangat genit terhadap wanita.

 

CHARACTER AND APPEARANCE

Edgar seringterlihat mengenakan armor bewarna biru terang, dengan sepatu putih, dan sebuah baju biru yang panjang lengkap dengan hiasan bewarna kuning, untuk mencocokkan dengan warna gurun dan laut. Warna matanya biru, bukti keturunan Figaro. Rambutnya dibentuk buntut kuda yang panjang yang diikat dengan dua pita. Artwork buatan Amano dan potret dirinya menunjukkan ia memakai pakaian bewarna biru gelap sementara in-game sprite-nya ia memakai pakaian bewarna hijau gelap. Saat bekerja dengan nama samaran “Gerad”, Edgar mengenakan pakaian biasanya dengan warna biru gelap, coklat, dan hitam. Edgar juga mengenakan berbagai peralatan pelindung saat menggunakan berbagai peralatannya di battle.

Sebagai seorang lelaki, Edgar sangat ladies – man (sifat laki – lak yang selalu menempatkan wanita diatas segalanya atau suka menggoda wanita). Dari pertama ia diperkenalkan di game, ia selalu mencoba untuk mendapatkan Terra, yang mana usahanya sia – sia. Ia juga menggoda Celes dari pertama mereka bertemu, dan ia bahkan menunjukkan ketertarikannya kepada Relm sebelum ia mengetahui bahwa Relm masih 10 tahun. Beberapa NPC, kebanyakan di Figaro, menggambarkan bahwa Edgar adalah seorang penggoda. Hal ini sering menjadi bahan percandaan dari banyak karakter, terutama Locke, sehingga saudara kembarnya Sabin mengatakan tingkah lakunya terhadap wanita sebagai “kebiasaan lama yang buruk”. Walaupn ia adalah seorang penggoda ulung, ia merupakan raja yang baik, dan meletakkan tanggung jawabnya sebagai penguasa sebagai prioitas utamanya. Di dalam sebuah scene antara ia dengan Sabin di Figaro Castle, Edgar menyadari kadang – kadang ia meragukan kemampuannya untuk menyamai ayahnya sebagai raja, dan membayangkan “If he’d be proud of me’ (andai saja ia bangga padaku), dimana hal ini membuat Sabin menyadarkannya bahwa ia tidak perlu meragukannya.

 

STORY

-Backstory

Edgar, bersama saudaranya Sabin, terlahir sebagai pangeran di Figaro oleh ayahnya, Steward Remy Figaro dan ibunya, seorang yatim piatu bernama Crystale yang kelihatannya memiliki keturunan mage. Ibunya meinggal saat melahirkan keduanya. Di umur 14, edgar mengikuti “The Hunting of The Antlion”, sebuah upacara tradisi Figaro sebagai bukti kedewasaan, dan dengan bantuan saudaranya, ia berhasil. Ketertarikannya akan wanita dimulai lebih awal; di umur ke -15, ia terkena masalah karena menggoda istri pamannya. Saat Edgar masih 17 tahun, Gestahlian Empire meracuni ayahnya. Ayah mereka meninggal  dan berpesan kepada kedua anaknya untuk menguasai kerajaan bersama.

Sabin, yang menjadi sedih karena tidak ada yang peduli terhadap kematian ayahnya dan hanya memikirkan siapa yang layak menjadi raja berkutnya, memaksa Edgar untuk lari bersamanya, jauh dari kastil dan politik yang mulai menyimpang. Edgar ingin pergi bersama saudaranya, namun ia tahu bahwa meninggalkan kerajaan berarti melawan keinginan ayahnya, jadi ia memutuskan untuk memberi saudaranya kebebasannya dan diapun melakukan keinginannya. Edgar menawarkan “coin toss”, dimana ia memberikan Sabin pilihan “heads”. Sebenarnya, koin yang digunakan mempunyai wajah Edgar di satu sisi dan wajah Sabin di sisi yang satu lagi (ingat, mereka kembar). Sabin pun pergi meninggalkan kerajaan tanpa menyadari trik yang telah meperdayainya, dan Edgar pun menjadi raja yang baru.

Edgar pun membuat hubungan persahabatan resmi dengan Empire, namun ia tidak akan melupakan siapa yang telah membunuh ayahnya dan membuat saudaranya untuk pergi dari rumah. Secara diam – diam ia bekerja sama dengan The Returners, pasukan pemberontakan yang melawan Empire yang berpusat di Sabre Mountains, dengan tujuan membalaskan dendam kematian ayahnya. Locke Cole adalah koneksinya dengan The Returners.

-In The Game

Suatu hari, Locke membawa seorna gperempuan bernama Terra Branford ke dalam kastil, dan Edgar setuju untuk menjauhkannya dari Empire. Namun, sang Imperial General Kefka Palazzo mengetahui sesuatu telah terjadi, dan pergi ke Figaro untuk menanyakan keberadaan Terra. Edgar pun berbohong, dan hal ini memaksa Kefka untuk membakar kastilnya. Namun, Edgar masih terlalu cepat untuknya dan Edgar pun berhasil melarikan diri bersama Terra dan Locke. Sang Chancellor of Figaro membuat Figaro Castle tenggelam di bawah gurun.

Edgar memutuskan untuk membawa Terra dan Locke ke The Returners’ Hideout. Dalam perjalanannya, mereka harus mendaki Mt. Kolts dan terbawa masalah yang disebabkan oleh Vargas, seorang murid dari guru bela diri yang hebat, Duncan. Sabin tiba – tiba muncul dan menyelamatkan mereka, lalu ia menawarkan bantuannya. Edgar pun setuju. Mereka berempat pun pergi ke The Returners’ Hideout dan bertemu Banon, yang meyakinkan Terra untuk bergabung. Banon kemudian bergabung dengan Terra, Edgar, dan Sabin dalam perjalanan mengarungi Lethe River menuju Narshe untuk melihat Esper yang membeku. Dalam perjalanannya, mereka harus melawan Ultros. Selama pertarungan, Ultros mengikatkan salah satu tentakelnya pada pergelangan kaki Terra, yang mana memaksa Sabin untuk menyelamatkannya. Dalam usahanya, Sabin terlempar dari rakit, dan Terra, Edgar, dan Banon harus melanjutkan sisa perjalanan sendiri. Saat sampai di Narshe, mereka harus diam – diam masuk melalui tambang, karena penjaga kota tidak membiarkan Terra lewat. Mereka bertiga pergi menemui Arvis, seorang angota The Returners yang tinggal di narshe, kota netral. Bersama – sama mereka mencoba meyakinkan sang orang tua untuk bergabung dengan mereka. Sebuah usaha yang sia – sia.

Kemudian, Kefka tiba di Narshe bersama pasukannya dengan harapan mendapatkansang Esper untuk Empire. Di poin ini, Locke, Sabin, Cyan Garamonde, Gau, dan Celes Chere pun tiba dan membantu melindungi Narshe. Mereka pun berhasil. Namun, setelah pertarungan, Terra bereaksi dengan sang Esper untuk beberapa waktu. Ia pun berubah menjadi Esper dan terbang melarikan diri. Dalam perjalanan, grup melewati Figaro lagi. Disini, Sabin berkeliling di dalam kastil, dan bertemu Edgar di Throne Room, dimana mereka mendiskusikan apa yang terjadi.

Grup menemukan Terra di puncak menara tertinggi di Zozo, dimana dia dirawat oleh Ramuh. Ramuh memberitahu mereka bahwa mereka harus pergi ke Vector dan membebaskan para esper yang dikurung. Untuk dapat pergi ke sana, mereka harus menemui Setzer Gabbiani, sang penjudi ulung. Setzer sebenarnya tidak inging membantu mereka, namun Celes menawarkan judi koin (coin toss), dimana bila Celes menang, Setzer harus membantu mereka. Sebalknya, bila ia kalah, ia dan Setzer akan menikah. Edgar-lah yang memberikan koin dengan dua wajah itu untuk memastikan kemenangan Celes. Akhirnya, Setzer setuju untuk membantu. Grup pun pergi ke Vector, dimana mereka berhasil menyelamatkan para esper dan juga Terra.

Kembali di Narshe, sang orang tua memutuskan untuk bergabung dengan sebuah persetujuan dibuat dimana Terra akan mengontak para esper untuk menyerang Vector, setelah koalisi antara Returners dan penjaga Narshe akan menyerang dari utara. Rencananya pun berhasil, dan Emperor Gestahl dipaksa menyerah. Di acara jamuan makan, ia bertanya pada Terra bilamana Terra mencoba meyalinkan para Esper untuk negosiasi damai. Terra dan Locke pun pergi ke Crescent Island untuk mendiskusikan pesan sang Emperor. Edgar masih sangat curiga kepada Emperor, dan memutuskan untuk tinggal di Vector untuk meyakinkan bahwa Emperor tidak berbohong. Namun, ia berhasil membujuk salah satu pembantu Emperor untuk membeberkan rencana Emperor yang sebenarnya: ia mau memancing keluar para Esper dan dan bertujuan untuk menangkapnya. Edgar dan yang lain pun pergi ke Thamasa untuk mengingatkan Terra dan Locke, namun mereka terlambat. Kefka telah mendapatkan tambahan magicite lagi dan menggunakannya untuk menghidupkan patung – patung dan mengubah Land of Espers menjadi Floating Continent.

Satu tahun setelah kehancuran, Figaro castle terhambat di bawah gurun. Edgar menyamarkan dirinya sebagai pencuri bernama Gerad dan menggabungkan seluruh pencuri terbaik dari seluruh dunia untuk membentuk sebuah kelompok yang dikenal sebagai Crimson Robbers. Para pencuri menolongnya pergi ke Figaro. Namun, Celes dan Sabin menemukannya di Nikeah dan mangikutinya melewti South Figaro dan South Figaro Cave untuk mencapai kastil. Celes dan Sabin mengikutinya ke Engine Room, dimana akhirnya Edgar membeberkan identitas sebenarnya. Celes dan Sabin membantunya membunuh monster yang mengganggu mesinnya, dan Edgar bergabung kembali dengan mereka berdua. Mereka mengarah ke Kohlingen, dimana mereka bertemu dengan Setzer, yang mana membantu mereka menemukan airship yang lain, Falcon.

Di akhir, Edgar akan diselamatkan oleh Sabin dari girder yang jatuh dan bermasksud menimpanya. Namun, bila Sabin tidak diajak bergabung dengan grup lagi, Edgar akan mengelaknya, sambil membayangkan dimanakah Sabin saat ia dibutuhkan sembari ia, Setzer, dan Celes mendorong girder tersebut keluar dari jalan.

 

STATS AND EQUIPMENT

Edgar memiliki stats physical yang tinggi dan stats magic dan speed yang rendah. Ia dapat menggunakan semua sword, spear, dan shield, dan juga beberapa dagger dan heavy armor.

 

ABILITIES

Job Class Edgar adalah Machinist, yang mana membuatnya handal dalam menangani mesin. Sebagai akibatnya, skill-nya, Tools, membuatnya dapat menggunakan berbagai macam mesin untuk menyerang musuhnya. Ia juga memiliki beberapa karateristik Dragoon, dibuktikan dengan senjata terkuatnya adalah spear.

 

MUSICAL THEMES

Edgar menggunakan Theme Song yang sama dengan Sabin. Lagu ini dimainkan di Figaro Castle, dan juga saat scene dimana Sabin dan Edgar difokuskan. Theme-nya juga ditemukan di “Coin Song” dan di Ending Theme.

 

TRIVIA

- Sebelum Amano menggambar final artwork, Edgar, Sabin, dan backstory mereka didesain oleh Kaori Tanaka (kemudian dipanggil Soraya Saga), seorang seniman yang berpartisipasi dalam pengembangan Xenogears. Dua nama royal Edgar dan Sabin, Rene dan Roni pun muncul dalam game-nya. Soraya Saga juga menulis doujinshi Figaro no Kekkon: Tales from Desert, yang mana menceritakan backstory mereka.

- Di satu poin dalam game, ia menggunakan nama “Gerad”, yang merupakan anagram dari nama Edgar. Uniknya, walaupun player tidak menggunakan nama default, ia tetap menggunakan Gerad sebagai alias-nya.

- Di remake Dawn of Souls dan 20th Anniversary dari original Final Fantasy, Gerad adalah salah satu nama otomatis yang player bisa pilih untuk job Thief.

- Di Dissidia Final Fantasy, kumpulan armor bernama “Machine” diambil dari nama – nama Tools milik Edgar: “Auto Crossbow” Armor, “Drill” Helm, dan “Chainsaw” Shield. Namun, kumpulan senjata bernama “Machine Gun” tidak diambil dari nama – nama Tools milik Edgar.

(Revsky Lionheart)