Affiliates Button

Solfa Corners
cozmagz

Kalender

May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2

Search

FFC Social Link

TwitterFacebook
PlurkTumblr

Search By Google

Newsletter

Name:

Email:

Poling

Seberapa Excitednya kah kamu terhadap FF Type-0 ??
 

Final Fantasy Quotes

If I could protect but one person from war's horror... then I would bear any shame. I would bear it proudly.

Basch

Release Dates

Final Fantasy XIII-2

15 December 2011
31 January 2012
3 February 2012



Final Fantasy Versus XIII

2012
TBA
TBA


Final Fantasy Type-0

October 27 2011
TBA
TBA


Final Fantasy XIV

21 Sept 2010 (PC), 2013 (PS3)
30 Sep 2010 (PC) , 2013 (PS3)
30 Sep 2010 (PC), 2013 (PS3)


3rd Birthday

22 Des 2010
29 Mar 2011
29 Mar 2011


Kingdom Hearts : Birth By Sleep

9 Jan 2010
7 Sep 2010
20 Jan 2011


Dissidia 012 Duodecim

3 Mar 2011
22 Mar 2011
22 Mar 2011

Play Asia Corner




Quina Queen

“I go search for tasty munchies!”

Nama Jepang
 : Quina Quen
Ras
 : Qu
Umur
 : Antara 70 - 90
Asal
 : Qu’s Marsh
Profesi
 : Blue Mage
Skill
 : Eat, Blue Magic
Trance
 : Cook / memasak musuh menjadi makanan
Senjata
 : Forks

            Quina merupakan makhluk aneh yang bisa dibilang hermaprodit (bisa cowok bisa cewek). Kegemarannya adalah makan dan makan dengan makanan favoritnya adalah katak. Sama halnya dengan ras Qu lainnya, aksen bahasa Inggrisnya sangatlah kacau. Quina juga menjadi satu-satunya karakter pengguna Blue Magic, sama halnya seperti Quistis pada FFVIII. Pada Disk 1, Quina bermain sebagai optional character, dan akan menjadi karakter tetap pada Disk 2.

            Quina pertama kali muncul ketika Zidane mengunjungi Qu’s Marsh di dekat Lindblum Dragon Gate. Dia kelihatan sangat stress karena tidak bisa menangkap satu ekor katak pun. Setelah Zidane menangkap satu untuk untuknya lalu Quale muncul dan memarahi Quina yang sangat pemalas dan hanya mementingkan makanan saja. Quale lalu menawarkan pada Zidane untuk membawanya serta dalam perjalanan supaya Quina bisa mempelajari segala hal bukan hanya makanan saja.

            Dalam permainan Quina selalu digambarkan pada adegan kocak, yang cenderung bersikap tolol, kikuk, kasar dan irasional yang mana membawanya dalam masalah. Motivasinya bergabung dengan Zidane cs. bukanlah untuk menyelamatkan dunia, tetapi lebih berat kepada ingin mencicipi semua makanan dari semua pelosok negeri Gaia (lebih tepatnya wisata kuliner). Untuk itu tidaklah heran bila Quina jarang terlihat pada cerita utama, apalagi bila ada adegan dramatisnya. Quina hanya muncul pada adegan yang ada cicip-mencicip makanan saja. (untung saja dia nggak muncul pada acara pak Bondan ya?) ^^a.

            Perjalanan Wisata kuliner Quina dimulai dari Cleyra dan sempat berkomentar "This city have very yummy sand! This city delicious!" (kota ini mempunyai pasir yang sangat lezat! Kota ini sangat enak!). Disana Quina mengamuk karena tidak bisa menemukan makanan aneh. Hingga pada akhirnya dia menemukan sepasang jamur merah muda yang masih diragukan bisa dimakan atau tidak. Quina lalu kembali dalam perasaan kecewa dan mulai mengganggu Freya. Ketika Zidane cs. memasuki teleport menuju Red Rose melalui bantuan Black Mage. Quina pergi mengikutinya dengan menuruni pohon raksasa Cleyra, karena dia tidak menyukai ketinggian.

            Ketika sampai di Conde Petie, Outer Continent, Quina berkomentar "Is very delicious shape. Inside might have fine cuisine!” (kota ini merupakan kotak yang enak. Kemungkinan didalamnya ada camilan lezat!). Setelah menelusuri terowongan Fossil Roo, Zidane cs tiba di Outer Continent dan singgah di Conde Petie, kota para Dwarven. Quina lalu buru-buru kabur untuk mencari makanan hingga ditawari Pumpkin Bomb oleh salah satu penjaga toko. Quina yang tidak mengerti lalu memakannya. Akibatnya dia disebut pencuri oleh si penjaga toko dan Quina lalu panik melarikan diri. 

            Ketika mencapai di Black Mage Village, dengan cepat Quina menemukan bahan makanan lainnya yaitu telur Chocobo. Quina sampai dibenci hingga diusir oleh dua Black Mages yang menjaga telur tersebut karena Quina terlalu lama memandang telur tersebut. Kembali ke Conde Petie, Quina menjalani “pernikahan” dengan Vivi agar bisa melewati Santuary diluar desa. Zidane cs. pun tidak ada yang menyenangi sikapnya.

            Ketika menelusuri jalan setapak di Santuary, Zidane cs. bertemu dengan Eiko yang tersangkut di akar pohon. Quina lalu mengurungkan niat untuk memakannya setelah Eiko berkata bahwa dia sangatlah tidak enak. Namun hal ini menjadi bumerang bagi Eiko, Quina lalu berpindah targetnya dan siap untuk menyantap Mog, Moogle peliharaan Eiko.^^’ Quina lalu membantu Eiko menyiapkan makan malam di Madain Sari, hingga terkena tali pancing anggota party karena terhanyut disungai. 

 

            Ketika Zidane, Vivi dan Quina mengunjungi Quan’s Dwelling (dekat Treno, dimana Vivi dibesarkan), Quina akan melihat satu ruang kosong tanpa makanan. Ketika memasukinya, ketiganya (dan menyusul Quale) bertemu dengan hantu Quan. Quan memberi semangat hidup pada Vivi dan Quina, memberi imajinasi berharga pada Quale agar tidak terlalu keras padanya dan lihatlah dunia. Setelah kejadian ini Quina menjadi mengerti bahwa dia berpetualang dengan Zidane itu tidak hanya untuk mencari ‘kelezatan makanan’ tetapi untuk mempelajari dunia. Pada ending, Quina terlihat di dapur Alexandria Castle sambil meratapi makanan lezat disana. (Guz)