Affiliates Button

Solfa Corners
cozmagz

Kalender

May 2012
S M T W T F S
29 30 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31 1 2

Search

FFC Social Link

TwitterFacebook
PlurkTumblr

Search By Google

Newsletter

Name:

Email:

Poling

Seberapa Excitednya kah kamu terhadap FF Type-0 ??
 

Final Fantasy Quotes

Outside the dream world, life can be harsh--even cruel, but it is life

Auron

Release Dates

Final Fantasy XIII-2

15 December 2011
31 January 2012
3 February 2012



Final Fantasy Versus XIII

2012
TBA
TBA


Final Fantasy Type-0

October 27 2011
TBA
TBA


Final Fantasy XIV

21 Sept 2010 (PC), 2013 (PS3)
30 Sep 2010 (PC) , 2013 (PS3)
30 Sep 2010 (PC), 2013 (PS3)


3rd Birthday

22 Des 2010
29 Mar 2011
29 Mar 2011


Kingdom Hearts : Birth By Sleep

9 Jan 2010
7 Sep 2010
20 Jan 2011


Dissidia 012 Duodecim

3 Mar 2011
22 Mar 2011
22 Mar 2011

Play Asia Corner




Vivi

 “They were talking! There ARE others like me!”

Nama Jepang
 : Vivi Ornitier 
Ras
 : Black Mage
Umur
 : 9
Asal
 : Quan’s Dwelling
Profesi : Black Mage
Skill
 : Black Magic, Focus
 Trance : Kekuatan berlipat pada serangan Black Magic-nya
 Senjata : Staff

            Vivi merupakan anggota Black Mage yang bertubuh tidak normal seperti kebanyakan Black Mage lainnya. Postur tubuhnya pendek dan tidak mempunyai raut wajah. Yang terlihat hanya sorot kedua matanya yang bersinar kuning. Namun bila melihat kekuatannya, Vivi yang “baru” berusia 9 tahun ini bisa disejajarkan dengan Black Mage normal.

            Vivi mempunyai sifat pemalu dan selalu canggung bila bertemu dengan siapapun. Ditambah lagi setelah menyadari postur tubuhnya yang berbeda dengan yang lainnya, semakin mengasingkan diri dari keramaian sekitarnya. Namun setelah bertemu dan mendapatkan dorongan semangat dari Zidane cs, terutama oleh Steiner, ia pun mulai membuka diri dan mulai mencari jati diri yang sebenarnya.

            Sama seperti Black Mage lainnya, Vivi juga merupakan makhluk ciptaan Kuja. Ketika dalam suatu perjalanan menuju Alexandria, kapal kargo yang mengangkut para Black Mage,Vivi yang juga ikut berada didalamnya secara tidak sengaja malah terjatuh dari kapal. Vivi lalu ditemukan dan diasuh oleh Quan di Quan’s Dwelling. Setelah beberapa tahun hidup bersamanya, Quan lalu meninggal dunia dan Vivi pun hidup sebatang kara. Ia lalu pergi ke kota terdekat, Treno untuk meminta bantuan yang pada akhirnya terbawa oleh kapal yang menuju ke Alexandria.

            Vivi pertama kali terlihat dalam permainan ketika ia sedang membawa-bawa tiket pertunjukkan teater yang akan dimainkan oleh kelompok Tantalus. Vivi lalu bersedih saat mengetahui bahwa tiket yang dibawanya itu palsu. Dalam kesedihannya ia bertemu dengan Puck, pangeran dari Burmecia. Berkat kecerdikan Puck, mereka berdua berhasil menyusup kedalam istana. Vivi lalu ketahuan oleh penjaga dan dikejar-kejarnya hingga pada akhirnya terlibat dalam aksi penculikan yang dilakukan oleh kelompok Tantalus.

            Saat berada di Dali, Vivi mendapatkan kenyataan sangat menyakitkan. Ia secara tidak sengaja menemukan tempat pembuatan ‘boneka’ Black Mage. Ketika sedang melarikan diri dari Dali, ia menyaksikan bagaimana ‘boneka-boneka’ tadi itu hidup yang kini sedang mengendalikan kapal. Malah salah satunya ada yang menyerangnya (Black Waltz no. 3).
 
            Akhirnya kebenaran pun terungkap, bahwa Vivi (termasuk Black Mage lainnya) diciptakan sebagai mesin pembunuh. Mereka dipekerjakan dibawah perintah Queen Brahne untuk menyerang wilayah Mist Continent.

            Ketika mengunjungi Black Mage Village, Vivi mendapatkan kenyataan lain dari pimpinan Black Mage disana bahwa semua para Black Mage itu akan ‘mati’ setelah menjalani hidup selama 1 tahun. Namun ia sangat salut dengan Vivi yang sudah menjalani kehidupan selama 9 tahun yang menyebutnya sebagai Black Mage Prototype. Pada akhir permainan sosok Vivi tidak terlihat sama sekali. Namun sebagai gantinya terlihat 5 Black Mage yang sangat mirip dengannya yang diduga kuat adalah keturunannya.