| Chocobo Stallion Overview |
|
Bagi para penggemar game FFVII di PlayStation, tentunya masih ingat dong dengan salah satu mini-game dimana kita harus menangkap, mengawinkan, dan melombakan Chocobo? Nah, rupanya ide mini-game ini cukup banyak disukai oleh para gamer pada saat itu, apalagi Jepang memang termasuk bangsa yang cukup menggandrungi lomba pacuan kuda. Menyadari adanya peluang tersebut, Square pun akhirnya memutuskan untuk bekerjasama dengan ParityBit (developer game pacuan kuda terkenal - Derby Stallion) demi mengembangkan ide mini-game Chocobo yang ada dalam game FFVII tersebut, menjadi sebuah simulasi game Chocobo Breeding yang berjudul Chocobo Stallion. STORY
Dalam game simulasi ini kita akan berperan sebagai seorang pemilik peternakan Chocobo yang ingin meraih gelar G1 (Group One, gelar tertinggi dalam penghasil hewan pacuan berkualitas) dalam lomba pacuan Chocobo. Untuk mencapai impian tersebut, kita diharapkan mampu menghasilkan seekor Chocobo unggul untuk bisa memenangkan pertandingan balap Chocobo yang diselenggarakan oleh CRA (Chocobo Racing Association). Seperti halnya game-game spin-off Final Fantasy lainnya, kita juga akan ditemani oleh beberapa karakter khas FF disini, seperti White Mage, Mog, Golem, Chubby Chocobo, Cid, dan kawan-kawan untuk membantu mengurus peternakan Chocobo yang kamu miliki. Namun jangan harap kamu akan bertemu dengan karakter seperti Cloud, dkk. ya, karena setting game ini ternyata berbeda dengan FFVII ^^ Kita juga tidak akan menunggangi hewan ini selama pertandingan berlangsung, karena Pacuan Chocobo yang ada disini adalah lomba balap murni tanpa seorang Jockey. GAMEPLAY
Secara garis besar, game ini adalah pengembangan lebih lanjut dari mini-game Chocobo Breeding yang terdapat di Final Fantasy VII. Kita akan ditugaskan untuk membesarkan seekor Chocobo mulai dari wujud telur hingga dewasa. Setelah itu, kita bisa menentukan jadwal latihannya & makanannya, membeli seekor Chocobo lagi untuk mengawinkannya, hingga akhirnya memperoleh seekor Chocobo unggul yang dapat diturunkan dalam lomba. Sistem permainannya pun kurang lebih sama dengan game Derby Stallion. Hanya saja, kita tidak akan mengendalikan Chocobo sepenuhnya selama pertandingan balap berlangsung, namun sebagai gantinya kita bisa menontonnya secara LIVE seperti halnya saat menonton pacuan kuda. Dijamin, ketegangan permainan bakal lebih terasa lho, karena cukup sulit menebak Chocobo milik siapakah yang akan menang nantinya. Selain itu, kita juga bisa tetap memelihara Chocobo kita melalui fitur PocketStation (memory card berbentuk seperti Tamagochi yang bisa dibawa & dimainkan dimana saja). GRAFIS
Satu hal yang menarik dari game ini adalah grafisnya yang sangat menghibur. Dibanding Derby Stallion yang grafisnya serius, Chocobo Stallion menawarkan warna-warna yang cerah dan menyenangkan. Illustrator game ini pun ditangani oleh Shinichi Kameoka, desainer karakter serial game Mana (Secret of Mana, Legend of Mana, Sword of Mana, dst). Pertandingan balap Chocobo juga divisualisasikan dengan baik, lengkap dengan kamera yang aktif bergerak mengikuti jalannya pertandingan, sampai dengan slow-motion dan replay ketika para Chocobo mulai memasuki garis finish. Asyiknya lagi, game ini juga dihiasi oleh FMV-FMV lucu dan cukup berkualitas, mulai dari opening hingga pertengahan permainan. MUSIC
Cukup sulit mencari informasi siapakah komposer dibalik game ini (kemungkinan besar sang maestro Nobuo Uematsu masih terlibat), tapi diluar dugaan, sekalipun tampak seperti game spin-off biasa, namun musik game ini menggunakan musik full-orchestra yang indah selama permainan berlangsung. Hal ini seakan menunjukkan bahwa Square memang serius dalam menjaga kualitas standar mutu game-game mereka pada saat itu, terutama di bidang tata-suara. Bagi kolektor musik FF, bolehlah mencoba memasukkan game ini dalam daftar musik FF yang patut kamu dengarkan! OVERALL
Chocobo Stallion adalah salah satu game Chocobo yang patut dikoleksi, terutama bagi gamer FF yang menyukai mini-game Chocobo Breeding di FFVII, maupun bagi penggemar berat unggas maskot dari serial FF ini. Namun amat disayangkan, game ini hanya hadir dalam bahasa Jepang dan tidak pernah ditranslasikan ke US. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan selera gamer barat yang kurang bisa menerima game simulasi buatan Jepang pada saat itu. Akibatnya, game inipun juga sulit diperoleh di Indonesia. Game ini sempat dijual satu paket bersama dengan 2 game Chocobo lainnya dalam kompilasi "Chocobo Collection". Bagi yang penasaran dengan model pertandingan balap ala Chocobo Stallion, bisa coba menontonnya di youtube. (Anubis-chan) |












