| STAR OCEAN 1: First Departure |
|
Inilah awal mula legenda kisah penjelajahan luar angkasa karya developer Tri-Ace yang tersohor itu. Pertama kali dirilis di console SNES pada tahun 1996, game ini benar-benar membuat banyak orang berdecak kagum. Maklum saja, Tri-Ace rupanya berhasil mengoptimalkan kemampuan console ini untuk membuat sebuah game RPG yang bahkan lebih rumit daripada Final Fantasy VI yang dirilis setahun sebelumnya. Game ini berisi lebih dari 100 jam permainan, dengan beberapa percabangan skenario, berbagai macam tokoh yang bisa direkrut, gameplay innovatif, sampai dengan 100 macam lebih voice collection didalamnya. Sayangnya game ini agak terlambat muncul, karena saat dirilis para gamer sudah banyak yang beralih ke console PlayStation. Beruntung Square-Enix akhirnya memutuskan untuk me-remake game ini kedalam format PSP dengan banyak upgrade disana-sini, sehingga legenda awal Star Ocean inipun tetap abadi...
STORY
Sesuai dengan judulnya, cerita dalam Star Ocean berpusat pada perjalanan antar galaksi yang penuh dengan "lautan bintang". Setting cerita dalam game ini sendiri mengambil jaman dimana manusia telah mampu melakukan perjalanan luar angkasa. Hanya bedanya, tokoh utama dalam game Star Ocean pertama ini tidak berasal dari bumi, melainkan dari planet lain, yaitu Roak - sebuah planet yang peradabannya belum maju dan penghuninya mirip seperti manusia tapi berekor.
Kisah dalam game Star Ocean pun bisa dibilang cukup rumit. Dimulai ketika tiga makhluk planet ROAK yang bernama Ratix, Millie, dan Dorne mendapati bahwa planet mereka sedang diserang oleh wabah penyakit aneh. Satu-persatu warga di kampung mereka berubah menjadi batu karena penyakit itu. Korbannya pun tak tanggung-tanggung, bahkan Dorne dan ayah Millie sendiri juga akhirnya tertular penyakit tersebut. Tidak mau melihat korban terus bertambah, Ratix dan Millie akhirnya berusaha mencari obat untuk menyembuhkan penyakit ini.
Namun tak disangka-sangka, ketika mereka sedang berusaha mencari tanaman obat di sebuah gunung, ternyata mereka bertemu dengan dua orang yang mendadak muncul dari sebuah teleport. Rupanya kedua orang itu adalah makhluk dari planet BUMI yang bernama Ilia Silvestry dan Ronixis J. Kenny (ayah Claude C. Kenny, tokoh utama dari Star Ocean 2). Mereka juga datang ke planet itu untuk menginvestigasi tragedi yang terjadi di galaksi belakangan ini. Akhirnya mereka berempat pun bahu membahu menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi pada planet Roak.
Ternyata belakangan diketahui bahwa penyakit tersebut berasal dari monster mematikan yang hidup 300 tahun yang lalu. Sayangnya, untuk memperoleh vaksin dari penyakit itu, dibutuhkan sample dari darah monster tersebut. Padahal monster itu sendiri sudah tidak ada lagi di dunia ini. Tidak memiliki pilihan lain, mereka berempat mencoba pergi ke planet Styx dimana konon terdapat sebuah Time Gate (gerbang waktu) untuk melompat ke masa lalu. Demi mencari monster tersebut, akhirnya dimulailah petualangan mereka menjelajahi ruang dan waktu lewat Time Gate demi menyelamatkan bangsa Roak... GRAPHIC
Tri-Ace berhasil menunjukkan bahwa selain mampu membuat gameplay yang menarik, mereka juga pandai menciptakan grafis yang memukau. Untuk versi SNES sendiri, grafisnya jauh lebih bagus daripada Final Fantasy VI yang dianggap sebagai RPG terbaik saat itu. Sprite characternya besar dan detil, setiap item memiliki ilustrasi yang unik, bahkan lingkungannya dihiasi dengan berbagai macam efek yang mendetail, seperti pantulan air, cahaya, burung berterbangan, dan lain sebagainya. Versi remake-nya di PSP pun memperoleh banyak kemajuan berarti, dengan berbagai tambahan fitur, seperti wajah karakter yang muncul saat dialog, sampai adanya FMV di event-event tertentu. GAMEPLAY
Sejak dulu Star Ocean terkenal dengan gameplaynya yang mendalam. Ada banyak side-quest yang bisa kita peroleh sembari berpetualang, bahkan keputusan yang kita lakukan di sepanjang cerita juga menentukan event yang bisa kita peroleh nantinya. Misalnya meningkatkan AP (Affection Points / Poin Hubungan antar karakter), membuat item dengan cara memasak, sampai memperoleh jurus tertentu dengan cara mempelajari berbagai macam skill dasar. Asyiknya lagi, Star Ocean memiliki Battle System yang seru seperti halnya game fighting. Pemain bisa berputar-putar di sekeliling medan pertarungan dan menghajar musuh bersama-sama. Jadi jangan khawatir cepat bosan, karena Battle System game ini sangat menghibur. MUSIC & SOUND
Seperti kebanyakan game-game Tri-Ace lainnya, musik dalam Star Ocean masih dipegang oleh Motoi Sakuraba (sekarang tergabung dalam Tri-Cresendo). Beliau memang piawai dalam membuat musik-musik bernuansa heroik, lengkap dengan suara drum yang menghentak. Maklum Sakuraba memang pernah bergabung dalam grup band beraliran Progressive Rock. Seperti biasa, beliau juga menambahkan opsi sound test yang lengkap, dengan fitur equalizer dan pitch control. Hanya bedanya, untuk mendapatkan semua soundtrack yang ada, kita harus memainkan game terlebih dahulu demi memperoleh tiap lagu dan voice collection yang ada. Tak hanya itu, saat masih di console SNES, Tri Ace & Enix bahkan menambahkan sebuah chip sound engine tambahan bernama VRSS (Virtual Reality Sound System) yang memungkinkan console SNES mengeluarkan berbagai macam voice character dengan jernih dan tambahan fitur Dolby Surround. (Anubis-chan) |










